Friday, March 7, 2014

The Golden Rule

Selamat pagi :)

Beberapa saat yang lalu saya menemukan sebuah tulisan di sebuah majalah spiritual tentang The Golden Rule dari beberapa agama dan kepercayaan di dunia. Dan setelah saya baca, saya kaget karena kok pada intinya hampir mirip semua.

Dan yang bikin saya kaget sekali lagi adalah bahwa selama ini Greg sering melakukan hal itu kepada saya, atau dengan kata lain ia mengajarkan saya tentang hal ini. Sesuatu yang kadang tak pernah saya sadari hingga pada suatu sore saat saya sedang membuka-buka majalah tentang meditasi di rumah teman yang tergeletak begitu saja di atas meja, saya lalu melihat semuanya.

*

Ya, jadi dalam sebuah hubungan, tak bisa dipungkiri kalau sering ada letupan-letupan kecil.
Contoh, pernah suatu hari saya mendiamkan Greg seharian karena sesuatu hal. Saya melakukannya agar ia tahu kalau saya marah atau tidak setuju, dan kemudian mengharap agar ia mau meminta maaf dan bla bla bla. Klise lah, begitu begitu. Tapi Greg tidak pernah melakukannya. Instead of meminta maaf, dia malah mendiamkan saya. Jadi kami berdua diam-diaman seharian. Dan trust me, itu tidak nyaman sama sekali!
Saya merasa tersiksa. Dicuekin itu rasanya sama sekali dan nggak enak. It suffers me! Saya lah yang kemudian justru mengajak ia bicara dan saya lupa dengan alasan-alasan bodoh kenapa saya mendiamkannya. Biasanya sih tidak butuh waktu lama, lalu kita baikan lagi :)

Saat itulah saya bertanya, kenapa kamu juga mendiamkan saya.
Ia menjawab, agar kamu tahu rasanya bagaimana diperlakukan seperti itu, dan kalau kamu tidak mau diperlakukan seperti itu, jangan pernah melakukan hal itu kepada orang lain.

Jangan pernah melakukan hal yang tak ingin orang lakukan kepadamu, tegasnya.

**

Dan itu saya ingat-ingat terus.
Saya sadar ia telah mengajari saya sesuatu.
Tapi saya tak tahu itu apa. Saya anggap bahwa yang ia bicarakan adalah baik dan saya setuju.

Dan saya baru tahu apa itu setelah saya menemukan majalah yang tergeletak di meja di sebuah sore di rumah teman saya, tanpa sengaja. Sebuah majalah terbitan, aduh saya lupa, tapi pastinya tentang meditasinya Gede Prama. Gambarnya lingkaran besar dengan banyak simbol agama dan kepercayaan dengan tulisan besar-besar: THE GOLDEN RULE. Saya kutip ya, di sini :)

BUDDHISM
Treat not others in ways that you yourself would find hurtful.
(Udana-Varga 5, 18)

CONFUCIANISM
One word which sums up the basis of all good conduct...loving kindness, do not do to others what you do not want done to yourself.
(Confucious, analects, 15:23)

TAOISM
Regard your neighbour's gain as your own gain and your neighbour's loss as your loss.
(Tai Shang Kan Ying P'ien, 213-218)

SIKHISM
I am a stranger to no one, and no one is a stranger to me. Indeed, I am a friend to all.
(Guru Granth Sahib, PG. 1299)

CHRISTIANITY
In everything, do to others as you would have them do to you, for this is the law and the prophets.
(Jesus, Matthew 7:12)

UNITARIANISM
We affirm and promote respect for the interdependent web of all existence of which we are a part.
(Unitarian Principle)

NATIVE SPIRITUALITY
We are as much alive as we keep the earth alive.
(Chief Dan George)

ZOROASTRIANISM
Do not do unto others whatever is injuring to yourself.
(Shayast-Na-Shayast 13:29)

JAINISM
One should treat all creatures in the world as one would like to be treated.
(Mahavira, Sutrakritangga)

JUDAISM
What is hateful to you, do not do to your neighbour. This is the whole Torah; all the rest is commentary.
(Hellel, Talmud, Shabbat 31 A)

BAHA'I FAITH
Lay not on any soul, a load that you would not wish to be laid upon you, and desire not for anyone the things you would not desire for yourself.
(Baha'ullah, Gleanings)

ISLAM
Not one of you truly believes until you wish for others what you wish for yourself.
(The Prophet Mihammad, Hadith)

HINDUISM
This is the sum of duty, do not do to others what would cause pain if done to you.
(Mahbharata 5:1517)

***

Waow!
Saya tertegun beberapa saat setelah membaca kalimatkalimat pendek di atas.
Hampir semuanya mengajarkan hal yang sama, yaitu pada intinya adalah:
Jangan pernah melakukan hal yang tak ingin orang lakukan kepadamu.
Kalau kamu tak ingin dicuekin, ya jangan cuekin orang lain.
Kalau kamu tak ingin dilukai, ya jangan melukai orang lain.
Jadi, kalau kamu ingin dicintai, ya cintailah orang lain.

Sesederhana itu.
Saya merenung, banyak orang yang mungkin lupa akan aturan emas ini. Banyak yang melakukan kejahatan, atau melukai dan bahkan membunuh orang lain, tanpa mereka ketahui bahwa semuanya akan kembali kepada lingkaran awal.
Tak ada yang linier.
Semuanya adalah lingkaran.
Apapun yang akan kita lakukan kepada orang lain akan mbalik ke diri kita sendiri.

Beberapa bulan terakhir saya sedang mengerjakan transkrip atas riset-riset tentang HIV. Dan beberapa rekaman di dalamnya membuat saya miris, bahkan menangis, kok ada yang tega memperlakukan manusia seperti itu kepada manusia yang lainnya. Dan itu hanya sebagian kecil peristiwa saja yang pernah terjadi di dunia ini. Atau misalnya saya tak habis pikir dengan seseorang yang tega membunuh binatang (baca: kucing) untuk adu kejantanan saja.

Apapun itu.
Jangan pernah melakukan hal yang tak ingin orang lakukan kepadamu.

****
//Greg//

Orang-orang tua bilang, orang kalau simetris itu baik.
Di foto ini, yang saya ambil pada suatu magrib di Candi Boko, saya melihat Greg yang simetris.
Greg yang mem-Buddha.

No comments:

Post a Comment

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...