Friday, February 14, 2014

Hujan Abu dari Kelud!

Pagi tadi saya terbangun karena adik saya, yang menginap di rumah semalam, berteriak membangunkan kami. Hujan abu! Hujan abu! Itu sekitar pukul setengah enam pagi.

Kami bergegas membuka pintu depan dan walhasil halaman depan rumah sudah berubah abu-abu!
Daun-daun abu-abu.
Tanah abu-abu.
Batu abu-abu.
Bahkan jalan raya di depan rumah kami tak terlihat, seperti kabut.

Bodohnya, saya langsung keluar rumah, dengan mata masih merem melek karena mengantuk semalam nglembur terjemahan sampai jam 1 pagi, dan langsung potret sana potret sini, hehehe :)

Lalu saya ke halaman belakang, dan lihat apa yang saya temukan di sana!



Lalu saya kembali lagi ke halaman depan dan memotret sana-sini:





Dan kami semua segera mencari tahu apa yang sedang terjadi, apakah Merapi atau siapa. Dan Ibu saya menelpon, mengabari kalau itu Gunung Kelud yang terletak di Kediri, Jawa Timur.
Wah!
Saya dan Greg pernah ke Kediri, ke kotanya dan berpetualang menuju Pohsarang.
Sepertinya perjalanan saya pernah saya tulis di sini.

Dan saat saya nyekrol timeline di Twitter saya, @vaniesindana, saya menemukan satu foto ini di akun @infosenijogja kalau tidak salah, yang diambil salah satu followernya di Jokteng Wetan, Yogyakarta pagi tadi:


Berdoa untuk penduduk di seputar Gunung Kelud, Kediri, Malang dan sekitarnya.
Semoga kasih sayang tercurah untuk semua makhluk di hari abu-abu ini.

PS: saat saya ngetik ini, dan melihat ke luar jendela, pekarangan depan rumah masih terttutup kabut dan abu yang mabul-mabul karena kendaraan yang melintas, meja saya pun juga kemrekes, banyak abunya, lantai juga, dan kamar mandi menjadi agak gelap karena genteng kacanya terttutup abu tebal 3-4 cm.

Wednesday, February 12, 2014

Kuda Kayu!

Halo!



Wah, gila ya.
Sudah lamaaaa sekali saya nggak nulis di sini. Tahun 2013 kemarin hanya 1 postingan aja!
Itu sudah OMG banget!

Padahal banyak banget cerita selama 2012-2013 yang saya simpan saja dalam ingatan, tak sempat tertuliskan. Tak sempat. Ya.
Mulai 2014 ini saya resmi jadi manajernya ketjilbergerak dan walhasil, padat sekali program-programnya setiap bulan, jadi ya saya tak sempat nulis, mbukak blog aja nggak pernah. Hehe.

Dan saya selalu teriris-iris saat membaca komen-komen seperti ini:
Silent reader baru komen.. hehe.. :)knapa skarang gk prnah nulis lagi mbak?aku suka banget ama post tntang prjalanan mbak slama ini, smuanya di blog ini kyaknya udah aku bca smua :)lnjutin dong kisah ptualangan mbk lagi.
Wah, apalagi di FB juga sering yang bilang gitu, kok nggak nulis lagi, begini dan begitu.

Ya.
Saya malu sendiri jadinya.
Ibarat punya rumah saya biarkan kosong setahun lebih!

***

Oya, tahun 2014 ini, Tahun Kuda Kayu.
Tahun yang mengisyaratkan kerja keras dan kerja keras. Akan ada banyak perubahan yang terjadi.
Mungkin tidak saja pada negeri ini, tapi juga saya sendiri.

Misalnya, saya sudah pindah rumah 2x semenjak saya nulis di postingan terakhir.
Saya sudah potong rambut lagi, ala skin, semenjak saya foto dengan mahkota bunga mawar di atas.
Dan terutama, saya sepertinya hendak menikah.
Ah, tidak!

Iya.
Serius?

Ehm, mungkin?
Hahahaha.

Saya juga tidak tahu.
Apa saya akan nulis lagi tentang bab menikah-atau-tidak ini di postingan lain ya?
Ya biar saya bisa nulis terus gitu lho.
Ternyata enak juga nulis setelah lama tidak nulis, saya lancar-lancar aja mengetik, seperti tak ada beban, mengalir begitu saja. Apa yang saya pikirkan langsung berubah menjadi huruf-huruf ini.

Ya.
Itu saja dulu.
Besok saya akan menulis lagi.

Janji ya?
Iya.

Saya janji.

Sun!
Muah!

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...