Tuesday, April 3, 2012

Mimpi Gadis Karnaval

Bulan April.
Selalu mengingatkan saya pada karnaval anak-anak.
Atau parade. Atau pawai.

Saya teringat, saat saya masih TK, saya ingin sekali ikut karnaval memperingati Hari Kartini tanggal 21 April. Ibu Guru mengatakan siapa yang ikut karnaval harus memakai pakaian adat. Bisa adat Jawa, Sumatera, Kalimantan, atau Bali. Atau pakaian profesi apa saja, misal tentara, dokter, atau juga penjual jamu.

Saya membayangkan memakai kebaya satin merah jambu dengan sanggul berbunga mawar. Berkain jarik batik dengan hiasa prada emas, berselop manik-manik dan membawa kipas kecil bulu-bulu.
Tentu saja saya dibedaki putih-putih dan digincu merah.

Saya berlari pulang ke rumah. Memberitahu Ibu.
Dengan semangat saya menceritakan rencana besar saya.
Dan Ibu hanya memandang saya dalam-dalam, dan berkata, maaf Nduk, Ibu tak punya uang untuk menyewa kostum. Tahun depan saja ya?

Saya merengut kecewa.
Dan sepanjang sore itu saya hanya diam, melihat teman-teman saya dalam kebaya warna-warni, ada yang berbaju rumbai-rumbai, ada yang jadi tentara, dokter dan lain-lain.
Saya terdiam, menitikkan air mata di balik jendela.

Dan hingga sekarang, saya belum pernah ikut karnaval April.
Saat di sebuah jalan saya melihat arak-arakan anak-anak berkarnaval,
saya tersenyum dalam.

Melihat mereka, saya sudah lengkap.

No comments:

Post a Comment

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...