Wednesday, December 14, 2011

Sepotong Senja di Depan Rumah

Inilah sepotong senja yang terekam di depan rumah baru kami.
Senja pada tiga hari yang berbeda.
Senja yang menyala.
Senja yang menyembur.
Senja yang lembut.
Senja yang menggaris.
...
Pergilah ke rumah saya setiap sore,
duduklah di tepi pematang,
memanjakan netra dengan hijaunya sawah,
dan semburat ungu-kuning-jingga-merah di ujung barat,
dan semilir angin yang membawa kabar dari selatan,
yang berkata kepada saya:
bahwa sepotong senja tak sempat mampir di laut hari ini
karena sudah kau cuil
untuk kau pajang di depan rumahmu.
...
Saya tersenyum.
Ada senja di bibir saya.

2 comments:

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...