Monday, June 13, 2011

Spa!

Wah, jadi begini to rasanya spa?
Jadi, dalam seminggu ini, sudah dua kali saya mencicipi spa.
Yang pertama, di D'Omah Spa & Retreat di Tembi.
Dan yang kedua, saya mencoba di Java Garden Spa.

Oke, jadi yang pertama, saya nekat datang ke D'Omah dan meminta Merapi Stone Massage. Setelah selama sebulan menjadi tim wedding di Tembi, sepertinya urat-urat saya mengeras dan kaku-kaku, jadi saya pikir, saya harus coba sesuatu yang agak hardcore, dan saya pilih saja Merapi Stone Massage.
Saya yang baru kali ini datang di tempat spa agak kikuk, datang dengan badan keringetan dan belum mandi, dan agak malu-malu melepas baju dan menggantinya dengan semacam yukata yang ukurannya bagi saya adalah raksasa. Maklum, kebanyakan yang spa di sini adalah para turis asing. Jadi ya tak ada yukata yang berukuran kecil.

Keterkejutan dan kekikukan saya belum berakhir.
Saat saya disuruh duduk dengan belanga terakota berisikan air dan bunga-bunga di dekat kaki saya, spontan saja saya masukkan kedua telapak kaki saya dan AH! PANAS!
Saya terkejut bukan main! P.A.N.A.S!

Tetapi saya tak bisa teriak-teriak di dalam bilik yang penuh dengan ceruit burung-burung dan semilir sore yang menerbangkan semerbak bunga-bunga desa. Saya menjerit dalam hati. Kaki saya agak berjengit.
Dan Mbak terapis-nya berkata lembut, terlalu panas ya Mbak airnya?
Saya meringis lembut, aaaaah, tidaaaaak...

Huah!
Tak enak rasanya bilang ya kepada Mbak terapis yang njawani ini.
Dengan lembut kaki saya dibilas, dikeringkan dengan handuk dan dipakaikan sandal batik yang ukurannya besar sekali. Sekali lagi, ukuran orang luar negeri. Jadi saya agak terseret-seret jalannya menuju ke ranjang pemijatan.
Dan setelah saya tengkurap, waaah, jadi begini to rasanya spa?

Punggung saya diberi batu-batu hitam besar panas dan lalu dipijat dengan batu-batu itu, mak nyes tenan!
Enak sekali, hingga kelopak mata saya memberat dan perlahan tertidur.
Sampai saat Mbak terapis menggoyangkan pundak saya, Mbak, Mbak, sudah...
Ah! Semoga saya tidak ngorok atau ngiler tadi!

Dan yang kedua, saya mencoba Jogja Memories di Java Garden Spa.
Saat foot bath, saya agak trauma karena jangan-jangan airnya juga panas, eh ternyata tidak. Setelah itu, saya digiring ke sauna. Waah, 49 derajat!
Setelah itu baru dipijat, di-scrub dan jacuzzi! Waaah! Busanya banyak sekaliii!
Dan saat saya nyemplung dengan pede, sampeyan tahu apa?
PANAS! Waaaaa! Panas sekali!
Tapi lama-kelamaan kulit tubuh saya menyesuaikan dan lama-lama enak juga!
Ada pusaran air lembut yang memijat punggung, tubuh dan kaki.
Walau saya agak takut bagaimana nanti kalau saya tenggelam dalam kolam jacuzzi, yang sebenarnya itu adalah pikiran bodoh karena kolamnya adalah bath-tub ukuran jumbo yang bisa untuk memuat saya sekeluarga!
Jadi, malam itu, saya menerawang memandang bulan di atas langit sementara tubuh saya disembur aliran air panas yang memijat tubuh dengan lembut...

Ah, jadi begini to yang namanya spa?
:)

No comments:

Post a Comment

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...