Thursday, April 7, 2011

Chinatown Lagi!

Wah, tak habis-habis yang hendak saya bagi untuk sampeyan tentang Chinatown. Walau saya tunggang langgang takut didenda, tapi saya cukup puas dengan petualangan saya di Chinatown.
Kali ini saya akan memperlihatkan sudut-sudut Chinatown yang sempat tertangkap oleh mata saya, dengan segala renik dan pernik yang waow, Cina sekali!
Banyak sekali yang bisa dilihat, disentuh, dirasakan saat saya berjalan sendirian di lorong-lorong jalannya yang penuh dengan pedagang. Belum lagi lampion-lampion merahnya yang tergantung di sepanjang jalan dan gedung-gedung, lalu pedagang-pedagangnya yang berceloteh dengan bahasa Mandarin yang ramai dan riuh terdengar di telinga, serta bau dumpling dan segala macam olahan pork.
Saya juga tak bosan mendongak melihat banyak banner dengan tulisan Cina yang indah yang saya tak tahu apa artinya.
Pernah saat saya menyusuri lorong-lorongnya, saya sampai pada sebuah jalan yang, waow, Cina sekali!
Saya merasa ada pada setting film Jackie Chan atau malahan saya membayangkan saya bertemu dengan jagoan saya, Tam Lum sedang berjalan melenggang dengan sahabatnya, Kenji.
Oiya, Tam Lum adalah karakter utama dalam Chickencoop Chinaman, sebuah play yang ditulis oleh Frank Chin, yang kemudian saya gubah lagi dan saya sutradarai untuk pementasan play performance di kampus.
Kembali ke Chinatown, saya akan ajak sampeyan berkeliling dan merasakan hawa dan warna Chinatown lewat mata saya.
Ayo!
Segala macam olahan babi ada di sini.
Saya tidak mampir karena saya tidak makan daging hewan berkaki empat.

Hampir semua kios di Chinatown seperti ini. Murah meriah dan warna-warni.
Hibrid sepeda dan becak.
Boneka wajib Chinatown.
Inilah Pagoda House yang terletak di Pagoda Street.
Secuil surat cinta di tengah aspal.
Waow! Surga lampioooon!
Menurut sampeyan, Chop Kwong Onn Tong ini jualan apa hayo?
Ujung jalan Pagoda adalah awal dari jalan Chinatown yang lain.
Kalau yang ini hibrid sepeda dan kereta bayi.
Begitu keluar dari stasiun bawah tanah, langsung disambut oleh
hawa Chinatown yang segar!
Taksi yang catchy!
Ini toko yang menjual segala macam hal tentang
teh dan perjamuan minum teh.
Lampion merah di atas kepala saya berseru,
感謝的光臨!

2 comments:

  1. wtf!! wanna be there soon!! wish i could..
    (by: Tam Lum)

    ReplyDelete
  2. hey Tam Lum!
    where have you been?
    seem you still in da ghetto :p

    ReplyDelete

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...