Tuesday, February 15, 2011

Gadis Primbon

Saya terseok-seok saat sepatu saya menapaki lereng Merapi yang terjal.
Di sana sini, pohon-pohon meranggas, debu putih berhamburan di sekeliling jejalan. Dan saya melihat ada bola api besar merah menyala meluncur ke arah saya. Saya terkesiap. Cepat-cepat menghindar. Tanah tremor. Uap hitam panas menyembur. Tapi saya tetap mendaki walau panas menerpa dan kerikil-kerikil dan pasir menghujani tubuh saya. Lalu saya mendengar ada segerombolan orang di belakang saya yang berlomba-lomba mendahului saya, kaki-kaki mereka berderap. Saya ikut tertantang. Saya lari. Terus lari ke atas. Tak menghiraukan panas dan debu. Dan tiba-tiba saya terbangun.

Ya!
Baru saja saya mimpi!
Pas malam Jumat Kliwon kemarin saya mimpi mendaki Merapi.
Wah, saya masih ingat rasanya hingga sekarang.
Mimpi yang berakhir dengan menggelindingnya bola salju besar dari puncak bukit. Dan tiba-tiba memang saya terbangun.

Paginya, mimpi saya jadi kenyataan.

Kadang, saya memang percaya dengan pertanda-pertanda dalam mimpi.
Pernah yang saya masih ingat sekali, saya mimpi menginjak tahi sapi yang besar sekali. Dan paginya saya mendapat rejeki nomplok, tak terduga. Jadi, setiap saya mimpi melihat tahi, saya langsung gembira, he-he-he.

Sebaliknya, kalau saya mimpi buang air besar, wah, pertanda saya akan kehilangan banyak uang. Jadilah, kadang-kadang saya disindir 'superstitious girl' lah, suka klenik lah, tahyul lah, karena dulu pernah saya membawa Primbon Betaljemur Adammakna kemanapun saya pergi.

Saya hanya nyengir saja sambil memperhatikan tahi lalat yang mungkin nempel di wajah orang yang menyindir saya, dan mengingat-ingat arti tahi lalat sesuai primbon.

Maklum, sejak kecil ibu saya selalu membuka-buka primbon saat pagi hari, mengingat-ingat semalam ia mimpi apa, atau kadang setelah dari kamar mandi ia membuka primbon, ternyata hari, tanggal dan jam saat perempuan menstruasi juga ada pertandanya. Waow.

Jadilah saya gadis primbon, seperti ibu saya.

Sampai sekarang, saya suka memperhatikan pertanda dan penanda. Seperti saat saya sedang di rumah sendirian, lalu tiba-tiba ada kupu-kupu coklat besar yang terbang ke dalam rumah, lalu hinggap di lantai, hinggap di kaki meja, berputar-putar di atas kursi, lalu hinggap di jendela. Wah, pasti akan ada tamu. Dan ternyata memang benar, ada tamu.

Ya, lalu ketika saya mimpi mendaki Merapi, artinya apa dong?

Silakan buka Primbon Jawa Betaljemur Adammakna...

6 comments:

  1. saya satu tahun yang lalu mimpi liat merspi jeng, tapi anehnya dari merapi bukannya keluar lahar tapi air dari laut pantai selatan yang membanjiri jogja. lalu saya ikuti jalan lurus ke merapi sampai saya tiba di perempatan dengan banyak rumah seperti di kota gede. saya dihampiri banyak nenek berkebaya hitam, semua bilang saya jangan pergi dari daerah selatan. mereka mau saya nemenin mereka di selatan. etc. mimpi saya panjang banget dan masih terus saya ingat. 2 bulan setelah mimpi, saya ketemu jodoh (maksudnya kerjaan yang pas dan lain-lain).

    saya nggak punya primbon, tapi saya juga memperhatikan pertanda.

    hari ini ngapain jeng?? hang out yuk.

    ReplyDelete
  2. eh, kok 1tahun lalu sih.. itu malah lebih dr setahun yg lalu. 2tahunan lebih.

    ReplyDelete
  3. tahi lalat di pipi kanan artinya apaaa?!!!

    ReplyDelete
  4. @Bakti : waaaah...aku sih ngurusi tekan tgl.19 jeeeeng...minggu wae poooooo...aku yo pengen hang out ro kowe...tapi ojo munggah gunung merapiiii :p

    @Mbak Ria yang sedang di Indihei: tahi lalat di pipi kanan artinya suka menolong dan nggak tegaan. bener nggak Mbak? :)

    ReplyDelete
  5. hehehe. aku yo sering lihat kitab itu, van. punyak bapak ku. hehehe

    ReplyDelete
  6. @ Ira: hihihi. jangan2 simbahmu juga punya jeng :) hehehe. piye kabare simbahmu sidane jeng?

    ReplyDelete

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...