Wednesday, January 5, 2011

Hari Memasak untuk Uuth

Saat teman karib saya, Uuth, berulang tahun yang ke-23, saya berinisiatif untuk memasak saja daripada nongkrong di restoran. Ajakan saya disambut hangat oleh Ifa, teman karib saya yang langsung berbelanja bahan makanan pada Jumat siang yang mendung itu.
Saya tak bisa memasak. Sama sekali.
Saya hanya bisa merebus air, menggoreng telur dan membuat mi instan.
Payah ya? Dan saya nekat saja untuk mengajak memasak bersama.
Dan siang itu, kami bertiga sudah ribut di dapur YPR yang kecil dengan segala bumbu-bumbu dapur dan bahan-bahan yang biasanya saya lihat dalam keranjang ibu saya di rumah.
Ada cabai, tempe kedelai dalam bungkusan daun pisang yang sudah menguning, bumbu-bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, merica, jahe dan benda-benda yang lain yang cukup asing bagi saya.
Jadilah saya hanya memotret saja, sedang yang memotong-motong wortel, kentang dan sayuran lainnya adalah duo Ifa dan Uuth. Sepertinya mereka maklum dengan kebodohan saya di dapur, jadi saya diberi tugas mencuci sayuran. Dan ternyata itupun salah.
Wah, saya jadi merasa tak berguna sama sekali di dapur.
Rencananya, kami akan memasak sop sayuran yang sehat (karena saya tak makan daging), tempe goreng, udang berbalut rempah, dan ikan goreng. Plus saya sudah membeli puding buah yang cantik ditambahi dengan sekeranjang jeruk segar dan beberapa bungkus tapai ketan sumbangan ibunya Ifa.
Hmmm, sepertinya enak.

Mari kita lihat dulu bahan-bahan yang dibutuhkan:
Tempe kedelai segar, dengan cabai merah yang menantang.
Brokoli, wortel dan loncang alias kucai.
Tomat segar, kentang dan seledri.
Ditambah dengan ikan berbumbu rempah dan udang segar.
Ini disebut sebagai tempe garit, alias tempe yang digarit, rit!
Masukkan sayuran ke dalam air yang mendidih. Huaaa. Panas!
Wah, saya antusias sekali!
Dan tugas saya selanjutnya adalah menata masakan. Ini yang saya suka!
Tempe goreng, oseng-oseng taoge a la Uuth dan lilin 23 yang patah,
lalu berhasil saya sambung lagi. Untunglah!
Jeruk mini dan puding buah yang segaaaaaaaaar!
Lengkap!
Ada makanan enak dan orang-orang tercinta.
Selamat ulang tahun, sayang!
Uuth yang berubah menjadi rusa berhidung merah.
Ifa yang sejak pagi berbelanja.
Terimakasih banyak, sayang!

5 comments:

  1. Wah jan, dapurku dipake. aku ora diundang :( selamat ulang taun buat uut temenya vani

    ReplyDelete
  2. hehehe....waktu itu hujan deraaaaas sekali Gun.
    malah ada Mbak Sani. hahaha. besok kalau kamu ulangtahun kita masak-masak di YPR yaaaa :)

    ReplyDelete
  3. hehehe..
    maaf merepotkan mas...
    itu vani yang mecahin panci.. bukan aku... hehehehehe
    hadew.. belum beruntung jadi gak diundang.. tapi sudah diwakili mbak.... (sopo jenenge buk?)
    btw, sya uuth.. terimakasih atas ucapannya... :)

    ReplyDelete
  4. Huwaaah, tampak lezzat!

    mbak, izin ngambil gambar jeruk mini-nya ya...hehe

    ReplyDelete

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...