Wednesday, January 19, 2011

Cihuy! Pendadaran Sudah Selesai!

Wah, saya senang sekali!
Saya sudah selesai ujian skripsi!

Semalam, saya tak bisa tidur, baru bisa tidur sekitar jam duabelas, dan paginya bangun jam lima pagi. Lalu tidur lagi sampai jam tujuh, he-he.
Saya bangun dengan santai, mandi, sempat nge-cek email, minum teh, dandan, membuat list of errata, lalu berangkat ke kampus, tak lupa menge-print list of errata tadi, mampir beli roti kepal, lalu simulasi presentasi dengan Greg, dan akhirnya saya sampai di kampus yang sangat sepi (karena sedang liburan) tepat jam sembilan lebih sepuluh menit.
Langsung saya pergi ke ruang ujian skripsi, dan memasang viewer, laptop lalu melakukan gladi resik untuk terakhir kalinya. Saya sangat bersemangat pagi itu. Dengan kemeja baru berwarna merah muda, syal oranye menyala, kacamata merah jambu, jam ungu, tas ungu, pensil ungu, serta powerpoint yang berwarna merah jambu dan ungu! Wah, saya sangat warna-warni tadi pagi!
Dalam jadwal, saya akan menjalani ujian skripsi saya jam sebelas siang, karena saya urutan terakhir. Urutan pertama adalah Neisya, adik kelas saya.
Dan ternyata, sampeyan tahu tidak?
Begitu jarum menunjuk angka 10, dosen pembimbing saya tercinta, Pak Heru, tak kelihatan batang hidungnya. Hmm, saya pikir, mungkin beliau agak terlambat karena mobilnya rewel atau masalah teknis apa.
Kami semua menunggu.

Lalu, pukul 10.30 sudah lewat.
Masih belum datang si Pak Heru ini.
Pukul 10.48 diumumkan bahwa ujian skripsi tetap dilaksanakan meskipun Pak Heru tidak ada. Jadilah dosen penguji kami, yaitu Miss Frida dan Miss Carla yang kemudian masuk ruang ujian dan mengeksekusi teman saya tadi, Neisya.
Saya berpikir, mungkin beliau akan datang pukul 11 tepat.
Dan benar!
Pukul 11 lebih tiga menit, saya melihatnya berjalan terburu-buru dari arah parkiran. Sip lah! pikir saya. Dan akhirnya: Jam 11.30 nama saya dipanggil, dan voila!
Saya pendadaran!
Saya ujian skripsi!
Dan semuanya berjalan lancar, rileks, dan sangat nyaman.
Saya berhasil menjawab pertanyaan-pertanyaan dosen penguji dan kami malah sempat bersenda gurau dan tertawa-tawa!
(Wah inilah yang saya suka dari dosen PBI!)
Dan selama satu jam, saya berada di ruang ujian yang 'panas' itu, dan akhirnya, ketika para dosen penguji berkata, 'finished', saya berlari keluar sambil menari-nari sepanjang lorong.
Seperti ada musik yang bergaung di telinga saya.
Saya meloncat dan tertawa-tawa.
Sungguh! Saya lega sekali!
*kenapa saya lega sekali?*
*ada beberapa hal yang nanti ingin saya ceritakan kepada sampeyan tentang perjuangan saya untuk berkuliah di Sanata Dharma dan akhirnya berhasil maju pendadaran tadi siang*
Ya, dan kami semua tertawa-tawa.
Bahagia.
Maturnuwun sanget kagem: Jeng Septi, Mas Danconk, Mas Gondrong (yang motret)
dan tentu saja, si jaket merah yang setia menjadi teman diskusi skripsi saya, Greg Sindana.
Maturnuwun. Terima kasih semuanya!

4 comments:

  1. selamat ya kurakurakikuk..aku dateng besok pas yudisiummu..oke oke...

    ReplyDelete
  2. Selamat selamat selamat selamat selamat selamat selamat, silahkan tidur dengan selamat.

    ReplyDelete
  3. kapan yoh aku pendadaran..wis kesuen iki...

    ReplyDelete

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...