Monday, December 6, 2010

Warna. Perjalanan. Lensa

Saya suka kuning. Begitu sensual. Dan kadang membuat bergairah.
Lokasi: Legian, Kuta, Bali, Indonesia (2009)

Merah jambu dan biru membuat jiwa saya menjadi kanak-kanak kembali. Mengendarai karusel dan menghentak-hentak.
Lokasi: Legian, Kuta, Bali, Indonesia (2009)
Perut lapar saat melihat yang serba merah dan berkilat. Tak ada bath. Harus transit 6 jam tanpa bath? Waow.
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Thailand mengidentikkan dirinya dengan gajah, dan saat melihat gajah-gajah pastel ini, saya langsung ceria!
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Prajurit-penari Thai berseragam keemasan. Membuat saya terpesona. Lihat payet-payetnya yang kelap-kelip. Silau!
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Lihat yang ini. Jika Anoman melihat, ia akan jatuh cinta dengan Naga Lembayung ini.
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Warna porselen jingga dan hijau yang mengkilat membuat gajah-gajah ini tampak mesra.
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Ada banyak anggrek di negeri ini. Bahkan pramugari dan pesawatnya juga berseragam warna anggrek.
Ungu. Eksotis.
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Buddha yang hijau. Berlumut dan bersepuh emas. Mistis.
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Tanah yang penuh dengan warna. Saya suka. Lebih hidup. Bergairah. Semangat.
Dan lagi-lagi: penuh gairah.
Lokasi: Bandara Suvarnabhumi, Bangkok, Thailand (2009)
Tanah ini juga penuh warna. Hingga saya terbata-bata tak dapat berkata.
Dinamis dan terus bergerak. Tanpa lelah.
Lokasi: Kuil di Trichy, India Selatan (2009)
Dewa-dewa warna-warni. Shari warna-warni. Hati saya juga warna-warni.
Saya jatuh cinta dengan tanah ini!
Lokasi: Taman Rekreasi, Chennai, India Selatan (2009)
Kuil yang juga warna-warni. Candi penuh cat merah muda, kuning dan hijau.
Sembahyang di tempat yang penuh warna? Kenapa tidak?
Lokasi: Kuil di Madurai, India Selatan (2009)
Kembali ke Ngasem. Berjalan dari Pathuk ke Nagan. Melihat rumah-rumah hamster yang warna-warni.
Saya ingin punya rumah berwarna permen!
Lokasi: Eks Pasar Ngasem, Yogyakarta (2010)


Warna. Perjalanan. Lensa.
*Denpasar-Seminyak-Kuta-Bedugul-Bangkok-Chennai-Trichy-Madurai-Ngasem*
2009-2010
Yang membuat saya selalu berwarna-warni. Terimakasih, Bumi Warna.

2 comments:

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...