Wednesday, December 8, 2010

Ke Solo Naik Si Banyubiru!

Jumat sore itu, saya ajak Greg untuk ke Bandara untuk me-refund tiket Garuda saya yang batal karena abu Merapi. Setelah selesai, tiba-tiba saja ide spontan untuk berjalan-jalan tercetus gara-gara kami melihat ada stasiun di dekat bandara.
Langsung saja kami berjalan ke arah rel kereta, dan menyusuri rel kereta api yang penuh dengan kerikil berwarna kayu manis. Hampir saja kami terhempas karena ada kereta lewat, wah, agak susah ya, pikir saya untuk ke stasiun ini. Kami lalu menyeberang untuk pesan tiket ke Solo.
Tiba di dekat loket, saya tertawa terbahak-bahak. Ternyata, ada jalan kecil di sebelah parkiran bandara yang langsung menuju loket kereta. Wah, ngapain tadi kami mlipir-mlipir lewat rel dan berteriak-teriak saat ada kereta lewat? Ha-ha-ha.

Sepatu saya yang sudah amburadul bentuknya
dan kerikil-kerikil kereta berwarna kayu manis.
Kami mendapat tiket dan menunggu kereta api Banyubiru.
Hmm, sepertinya kereta baru ya, jurusan Yogya-Solo-Semarang pp. Wah, menarik sekali!
Selama menunggu, saya asyik memunguti imaji-imaji di sekeliling stasiun Maguwo. Ini kali pertama saya ke stasiun ini. Biasanya saya selalu bertolak dari Lempuyangan atau Tugu. Setengah jam kami menunggu, dan datanglah ia, cantik sekali, berwarna oranye. Kami segera masuk, dan mencari gerbong paling belakang. Hampir kosong. Hanya ada beberapa orang saja. Dapat dihitung dengan jari. Dan Greg, yang juga suka kereta api seperti saya, langsung menempelkan muka ke jendela bersama-sama. Menikmati pemandangan yang berkejar-kejaran.

Jendela kereta yang pecah. Mungkin ada pendukung sepakbola yang ngamuk lagi.
Melihat Greg yang sedang melihat pohon-sawah-hutan-sungai-jembatan.
Dan Greg melihat saya yang sedang tersenyum melihatnya.
Keretanya bersih dan baunya masih baru.
Senang juga melihat warna-warna cerah di kursi dan pintunya.
Sambungan keretanya lebih aman karena tidak ada pintu di kanan kirinya.
Wah, petualangan sore yang indah!
Pergi ke stasiun baru, naik kereta baru, dan tujuan yang masih misterius.
Kami memang mau ke Solo, tapi ke mana?
Kami belum tahu.

No comments:

Post a Comment

terimakasih ya sudah mampir dan menyapa kurakurakikuk :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...