Saturday, October 9, 2010

Cerita dari Kampung #1: Manusia Seribu Rupiah


Saya baru saja masuk gang kampung setelah berjalan kaki dari halte transjogja di depan Benteng Vredeburg. Masih jam sembilan dua puluh. Malam. Dan saya melihat beberapa orang sedang berkerumun di salah satu rumah tetangga saya. Wah, saya sudah mencium bau tak sedap. Dan kalau sampeyan juga mencium bau yang sama dengan saya, silakan klik tanda silang di pojok kanan atas dan jangan lanjutkan membaca tulisan saya ini.

Jadi ini tentang tetangga saya.
Dialah yang menjadi pemeran utama dalam cerita ini, yang saya tulis langsung, hanya sepuluh menit setelah saya baru saja lewat rumahnya yang gelap dan penuh dengan kerumunan orang pada Jumat malam yang dingin ini.

Thursday, October 7, 2010

29 September di Koken Resto

Masih inget dengan kutukan iler vs. kue ulang tahun? Nah, kali ini saya memang belum beruntung. Tanggal 29 September kemarin saya tidak mendapati kue yang saya idam-idamkan sejak duapuluhtahun yang lalu itu. Tapi tak apa. Setidaknya Greg mengajak saya makan di sebuah warung 'yang katanya super pedas' di samping Mirota Kampus.
Kami baru pertama kali ke situ dan pengen mencoba menu baru. Setelah agak bingung dengan tempat yang luas dengan jumlah pelayan yang bisa dihitung dengan jari, kami memesan makanan dan minuman.
Dan kami menunggu.

Saturday, October 2, 2010

Perempuan-Perempuan yang Merokok

Saya pernah bercerita kalau bapak saya adalah seorang perokok.
Kakek saya juga. Adik laki-laki saya juga. 
Dan teman-teman perempuan saya juga merokok.

Saya dulu merokok.
Namun hanya 8 bulan saja.
Bukan karena saya anti-rokok atau apa, tapi saya ingin tahu bagaimana rasanya rokok.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...