Monday, June 15, 2009

Di Balik Kuil-Kuil Tamil #3

Bis kami melaju lagi setelah melawat ke Kapleeswarar.
Kali ini menuju kota sebelah yang namanya diambil dari iblis Asura Tirusiras yang berkepala tiga, mungkin dari situlah kata 'sirah' dalam bahasa Jawa diambil. Ternyata 'tirusiras' atau 'trishira' itu artinya 'kepala tiga'.
Tiruchirapalli, atau lebih singkat dan enak disebut Trichy Trichy *sambil geleng-geleng kepala khas India*

Friday, June 12, 2009

Di Balik Kuil-Kuil Tamil #2

Masih meneruskan jalan-jalan saya ke kuil-kuil di Madras, salah satunya adalah Kuil Kapleeswarar yang penuh dengan ribuan orang, saya kira, setiap harinya yang berdoa dan memuja.
Saya menemukan sesuatu yang berdesir di sini.
Ada semacam energi yang menyelubungi saya dan membuat saya merasa melihat lebih jelas dan lebih lapang. Saya sempat ikut melakukan ritual juga dengan orang-orang India lainnya yang antri di sebuah kuil kecil bernama Garudha apa gitu. Saya menangkupkan tapak tangan saya ke dada, menunduk khidmat, dan sang pendeta mengusapi kepala saya dan memerciki saya dengan air wangi. Dan lagi-lagi lantai kuil basah, lembab, dan berdenyut.

Wednesday, June 10, 2009

Di Balik Kuil-Kuil Tamil

Mei kemarin, saya punya kesempatan pergi ke Tamil Nadu, India Selatan untuk sebuah konferensi gaul ala anak muda yang membuat saya menulis sebuah paper yang bisa sampeyan baca di sini. Sebanyak 30 anak muda dari tiga benua (kecuali amerika) datang ke desa Karur, tempat para kaum Dalits tinggal. Salah satu program kami adalah kunjungan budaya ke kuil-kuil di kota-kota India Selatan, seperti Chennai, Trichy dan Madurai.
Kami beramai-ramai naik bis besar dan perjalanan pertama kami terhenti di Madras, mengunjungi Kuil Kapleeswarar.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...